Showing posts with label Motivasi. Show all posts
Showing posts with label Motivasi. Show all posts

Doa untuk mencerahkan dan untuk membuka apa saja

Ini doa dari ibu saya. Ditulis langsung oleh beliau, saat saya dulu banyak kemurungan, duka, kesusahan, persoalan... Doa dari ibu saya ini, alhamdulillaah ada asmaa-ul husnaa nya yang saya butuhkan. Atas izin Allah jd materi ke-99 di antv pagi tadi.

Berikut doanya:
Yaa fattaaah, yaa rozzaaq, yaa muhawwilal ahwaal, hawwil ahwaalanaa ilaa ahsanil haal... Hasbunallaah wani'mal wakiil, ni'mal maulaa wani'mannashiir. Laa hawla walaa quwwata illaa billaahil 'aliyyil 'adzhiim.

Wahai Allah Yang Maha Membuka (membuka apa saja. Sesuaikan dengan lintasan hati, pikiran, doa, kebutuhan, keperluan.,termasuk membuka hati yang beku, keras. Termasuk buka pintu jodoh, pintu rizki, dll).

Wahai Yang Maha Memberi Rizki.

Wahai Yang Maha Mengubah Keadaan.

Ubahlah keadaan kami, ke keadaan yang lebih baik lagi.
(Bukan saja soal ekonomi, hari2, kesulitan, kesusahan, tapi juga mengubah yang ga biasa bangun malam, jadi bisa dan biasa bangun malam. Yang biasa maksiat, jadi biasa tobat. Yang biasa bikin dosa, jadi biasa ibadah. Yang ga biasa berjamaah di masjid, jadi bisa. Yang anaknya bandel, jadi baik-baik semua anaknya. Dari suami/istri yang tidak/kurang menyenangkan hati, jadi menyenangkan/menentramkan hati. Pokoknya mengubah apa aja yang mau diubah. Termasuk ketetapan menjadi penghuni neraka, jd penghuni surga. Keadaan-keadaan apa ketika menyebut asmaa-ul husnanya Allah, bikin lintasan hati, pikiran, doa, tatkala menyebutnya).

Cukuplah Allah sebagai Pelindung, Penolong.
Tiada daya upaya kecuali daya upayanya Allah.

Dulu ibu saya bilang, baca doa ini 111x kalo lagi susah banget. Kalo ga bisa, ga sempet, 33x. Atau 11x. Atau 3x.
Kalo ga bisa juga, minim2, 1x. Kalo ga bs jg, ya udah, brarti ga mau ditolong Allah. Begitu ibu saya menasihati saya.
Dan itu dibaca tiap2 hbs shalat. Tapi zikir/wirid habis shalatnya, dibaca dulu. Jangan ditinggal.

Soal jumlah berapa kali bacanya, penting ga penting dah. Kita disuruh baca asmaaul husna. Soal jumlah, saudara aja yang coba disiplin sendiri. Boleh ditetapkan sebagai kedisiplinan diri, boleh tidak ditetapkan. Yang perlu aja yang baca. Kita disunnahkan baca doa dengan menggunakan asma-ul husna. Semoga bisa memakainya sehari2. Mohon doanya buat Ibu saya (Ibunda Yusuf Mansur) dan juga buat Ibu Saya .

Dipengaruhi untuk menjadi kaya dan bermanfaat

Bagian ini saya ambil dari buku Percepatan Rezeki dalam 40 hari dengan otak kanan, yang Insya Allah berguna untuk memotivasi anda untuk kaya dan bermanfaat, sengaja saya memberikan postingan ini juga untuk memotivasi saya untuk kaya dan bermanfaat, mari sama-sama kita berdoa agar doa kita untuk menjadi kaya dan bermanfaat bagi orang lain dapat terkabul, aamiin.
Kemudian Apa Lagi ?
Di awal buku ini, pikiran Anda sedikit diguncang. Begitu buku ini dibuka halaman demi halaman, guncangan pun semakin hebat. Nah, di akhir buku ini, pikiran Anda kembali diguncang.

  • Kekayaan tidak dapat menjamin kebahagiaan di dunia. Lha apalagi kemiskinan? Lebih tidak menjamin lagi! Hehehe!
  • Ketika kaya, Anda dapat memilih untuk terus sibuk atau tidak, menikmati waktu atau tidak. Kalau miskin? Anda tidak punya pilihan. Mau tak mau Anda harus sibuk dan kejar-kejaran dengan waktu. Padahal dengan keleluasaan waktu, Anda dapat tenang-tenang bercengkrama dengan keluarga juga beribadah.
  • Si miskin yang saleh dan si kaya yang saleh, kedua-duanya baik. Tapi siapa yang lebih bermanfaat bagi sesama? Kemungkinan besar, si kaya yang saleh!
  • Si kaya membangun sekolah dan rumah sakit. Si Miskin berharap gratisan untuk masuk sekolah dan rumah sakit. Si kaya memberangkatkan orang berumrah. Si miskin berharap diberangkatkan umrah. Si kaya menjadi tangan di atas. Si miskin menjadi tangan di bawah. Nah, apa pilihan Anda?
  • Tangan di atas memang segelintir. Pastikan saja, itu Anda! Tangan di bawah memang selalu ada. Pastikan saja, itu bukan Anda!
  • Sebagian orang sering mengeluh, "Orang kaya yang satu ini kok tidak mau membantu sesama?" Ya sudah, kalau begitu Anda saja yang menjadi orang kayanya, sehingga Anda bisa membantu sesama.
  • Memang ada beragam dalil sahih tentang keutamaan si miskin. Namun ada beragam pula dalil sahih tentang keutamaan kaya. Yah ini soal pilihan. Untuk terakhir kalinya disarankan, pilihlah kaya, sehingga Anda bisa lebih bermanfaat bagi sesama.
  • Kalau Anda memilih hidup yang sedang-sedang saja atau biasa-biasa saja, bisa saja itu egois. Karena hanya mementingkan diri sendiri. Mestinya? Anda sukseskan dan kayakan orang lain!
  • Bagi Anda yang memilih dan memutuskan untuk kaya dan bermanfaat, dengarlah, kami bersama Anda. Setulus hati kami turut mendoakan, mudah-mudahan kehidupan Anda sekeluarga dicurahi keberkahan dan keberlimpahan. Aamiin!